Total Tayangan Halaman

Minggu, 03 Maret 2013

a year can change anything part II

Selamat datang di part II dari cerita ini. hehehe. Kalau di part I aku banyak ngasi penjelasan tentang konsep MV maupun arti lagu MAMA, di part ini aku akan cerita tentang pelajaran apa yang bisa aku ambil dari kesalahpahaman aku ngartiin MV itu sebelumnya dan di part ini mungkin aku akan banyak ngomongin orang-orang yang ada di sekitar aku. Jadi, kalau anda gak yakin akan kuat ngebacanya, mending jangan diterusin deh. Cukup sampai di kalimat ini aja. Tapi aku ngarepinnya sih dibaca sampai habis.
Ada satu pelajaran yang bisa diambil tentang aku yang salah kaprah ngartiin MV MAMA, aku gak boleh sotoy tentang sesuatu yang sebenarnya aku gak terlalu paham. Ya contohnya kayak MV MAMA ini, dengen pengetahuanku yang sangat sedikit tentang illuminati, aku uda sok-sok nge-judge kalau ini boyband illuminati. Tapi beneran deh, ini jadi semacam mental note buat aku dan mudah-mudahan bisa jadi pelajaran buat orang banyak. Kalau kita gak tahu banyak tentang seseorang, jangan pernah judge orang itu beginilah begitulah. Kata-kata don’t judge the book by it’s cover itu emang bener banget. Sama halnya kalau kita lagi ada dalam sebuah diskusi. Kalau kita gak tau apa yang lagi dibicarain atau gak terlalu ngerti sama materi yang lagi dibahas, gak usah ikut-ikutan nyambung deh. Tujuannya apa coba? Mau nyari muka ?(yah ini mah nyepet orang namanya). Hahaha tapi kalau ada yang gak setuju dengan pendapatku ini, it’s your problem not mine.
Julukan boyband illuminati ini ternyata bukan cuma karena EXO make jubah dan melakukan semacam ritual pemujaan gitu di MV MAMA. Tapi juga karena di MV itu ada simbol-simbol yang mengarah ke illluminati. Contohnya pas adegan Kris yang ada di puncak sebuah gedung dan disitu juga ada naganya, trus juga waktu Chanyeol ngeluarin phoenixnya. Kata orang-orang sih naga dan phoenix itu termasuk simbol illuminati. Tapi beneran deh aku baru tau tentang itu dan mungkin juga aku yang salah ngartiin komentar orang ya. Dan setelah aku cari lagi referensi tentang masalah naga dan phoenix itu, ternyata naga itu simbol Emperor di Cina, simbol raja lah kalau bahasa gampangnya. Nah kalau phoenix itu simbol ratu di Korea. Jadi melalui MV ini, SM coba ngejelasin kalo EXO-M itu diibaratkan raja dan EXO-K itu diibaratkan ratu.
Ada juga nih yang nge-judge EXO sebagai boyband illuminati dari teaser-teaser sebelum mereka debut. FYI, sebelum debut EXO ngeluarin 23 teaser. Nah hampir di setiap teaser, selalu ada gerhana. Gatau juga itu gerhana matahari atau gerhana bulan. Dan menurut orang-orang, gerhana itu juga simbol illuminati. Aku makin ga ngerti deh. Atau ada yang ngerti dan bersedia untuk menjelaskannya ke aku? Ya seperti biasa aku coba cari penjelasan tentang hal ini. Kalau kita jelaskan secara ilmiah, gerhana itu kan terjadi ketika bumi, bulan dan matahari berada dalam posisi sejajar atau gimanalah itu urutannya. Ternyata di Korea, matahari itu simbol dari raja dan bulan itu simbol dari ratu. Di Korea juga, istana raja dan ratu itu terpisah, jadi kalau raja dan ratu itu bertemu sesuatu yang sangat luar biasa akan terjadi. Sama seperti gerhana tadi. Coba deh sambungin dengan konsep dimana EXO-M sebagai raja dan EXO-K sebagai ratu. Ketika mereka bertemu atau bisa dibilang tampil sebagai EXO, sesuatu yang sangat luar biasa akan terjadi. Gerhana itu cuma sebagai perumpamaannya.
Setelah rasa penasaran tentang lagu dan MV MAMA terpuaskan, aku jadi bener-bener suka lagunya, tapi yang versi Korea ya. Waktu itu aku belum tahu kalau ternyata ada EXO-M juga. Nah ceritanya aku tau EXO-M juga cukup unik. Karena aku uda suka banget sama lagu MAMA, aku minta tolong sama temenku buat download–in lagunya. Dan ternyata lagu yang terdownload itu versi Mandarinnya. Aku pikir ‘oh mungkin mereka emang ngeluarin lagunya dalam dua bahasa’ (balik lagi nih sotoynya). Tapi setelah aku denger berulang-ulang, kok suara penyanyinya beda ya. Karena penasaran lagi ya akhirnya aku harus nyari info yang lebih mendetail lagi tentang grup ini. Setelah itu aku baru tau kalau ada EXO-K dan EXO-M.
Ketertarikanku sama EXO bukan cuma sebatas MV yang dibilang illuminati itu, tapi masih banyak alasan lain yang buat aku rela di invasi sama 12 alien itu. Salah satunya karena ehem mereka cakep-cakep banget.  Dan yah anda tahu siapa member pertama yang aku suka? Kai. Saat itu aku mikir ini cowok manly banget. Ternyata Kai emang cocok jadi face of the group karena dia bisa menarik perhatian orang banyak. Terbukti orang-orang yang familiar dengan EXO pasti bilang ‘aku sukanya Kai’. Ya iyalah karena di MV dia yang paling sering muncul. Nah setelah aku hafal dengan semua member EXO, bias aku jadi berubah nih. Karena setelah aku pikir, kok makin lama Kai ini makin (maaf ya yang biasnya kai maaf banget) ngebosenin. Dan berpalinglah aku ke Luhan. Sumpah ini cowok uda hampir 23 tahun tapi mukanya kayak anak 15 tahun. Ya hubunganku dengan Luhan berjalan cukup lama. Tapi sayangnya harus berakhir sama seperti Kai karena yah aku udah nemu yang baru. Maaf ya Lulu. Hahahaha
Setelah dari EXO-K nyebrang ke EXO-M, ternyata takdir menentukanku untuk balik ke EXO-K lagi. Dan member yang beruntung itu adalah Park Chanyeol. Awalnya sih aku gak terlalu suka sama si happy virus ini karena yah dia berisik banget ya ampun. Dengan suara seberat itu kenapa dia masih suka teriak-teriak sih. Nah ini kejadian yang sering banget terjadi sama aku. rasa gak suka aku itu ternyata gampang banget berubah jadi rasa suka. Banyaklah contohnya. Kayak dulu aku pernah benci banget sama satu cowok, tapi akhirnya aku jadi suka sama dia. Walaupun gak sempat jadian (loh kok malah curhat). Tapi itu uda lama banget. Lama banget. Jadi kalau ada yang ngerasa ini tentang dia, maaf ya sebaiknya anda kurangi rasa ge-er anda itu. Dan jadilah aku suka sama si happy virus ini. Soalnya dia emang bisa nyebarin virus bahagia dengan hanya ngeliat dia ketawa. Tapi sesuka-sukanya aku sama Chanyeol, karena WE ARE ONE aku juga suka kok semua member EXO.
Well perubahan aku yang tiba-tiba jadi suka KPOP ternyata diperhatiin sama temen-temenku. Aku juga bingung, darimana mereka bisa tahu kalau aku suka banget sama EXO. Padahal aku gak pernah memproklamirkan kalau aku uda jadi KPOPer. Menurut aku sih karena sifat aku yang sedikit berubah. Selama ini mereka ngeliat sosok Jani yang cool (uhuk uhuk), ga banyak omong trus tiba-tiba jadi kayak anak yang baru puber. Yah mungkin juga karena mereka liat di setiap twitan aku yang mulai berubah pembahasannya. Dan anda tahu apa yang mereka lakukan setelah tahu kalau aku sekarang adalah KPOPer? Aku di bully terus-terusan. Haaha lebay. Enggak kok, enggak terus-terusan maksudnya. Tapi yah mereka selalu bilang ‘tobatlah jen’. Apa coba yang harus ditobatkan? Emang aku uda jadi orang kafir? Astaghfirullah. Lagian mereka gak tau sih apa pendapat psikolog tentang orang-orang yang attached ke KPOP. Nih aku kasi hasil penelitiannya.


Tapi aku mikir positif aja, mereka ngelakuin itu karena mereka takut aku jadi over fangirling-nya, terus lupa deh sama kuliah. Yang aku gak suka, kenapa mereka harus berusaha sekeras itu untuk menyadarkanku sedangkan masih ada temen-temen yang lebih butuh penyadaran. Contohnya nih ada beberapa temen yang addicted banget sama DOTA. Well, aku gak perlu sebutin nama mereka. Kalau mereka baca pasti mereka sadar kalau merekalah yang sedang dibahas. Saking addictednya sama DOTA ini, mereka rela begadang hampir tiap hari, padahal besoknya mereka harus kuliah juga. Nah ujung-ujungnya karena kecapekan yah bolos deh kuliahnya. Kalau sehari dua hari sih gak masalah bolos, tapi kalau sampe seminggu kan uda kelewatan. Belum lagi masalah duit yang harus mereka keluarin setiap main DOTA itu. Mereka kan mainnya di warnet jadi hitung aja deh kalau sebulan berapa ratus ribu duit mereka yang terbuang sia-sia.
Aku uda coba ngasi rasionalisasi ke temen-temenku tentang hal ini. Karena walaupun aku heboh fangirling, aku gak pernah bolos kuliah dan tugasku juga lancar kok. Aku juga masih ingat sama agamaku, sama keluarga dan juga sama CEYASUBEK dan FST. Ditambah lagi aku juga gak ngabisin uang buat hal yang sia-sia. Tapi kenapa mereka maksain banget aku untuk gak suka EXO lagi padahal ada temen-temen yang harusnya lebih disadarkan. Apa karena aku cuma sendiri dan temen-temen yang suka DOTA itu lebih banyak? Yah walaupun begitu aku tau kok tujuan mereka tuh sebenarnya baik banget, cuma cara penyampaiannya aja yang kurang baik. Ada sih beberapa orang yang emang buat hatiku sakit banget setiap denger komentar mereka tentang EXO atau apapun yang berbau Korea. Dan aku juga gak perlu sebutin namanya. Yang aku gak habis pikir, kenapa dia harus ngasi kritikan padahal dia sama sekali gatau apa-apa. Gini nih orang yang ngerasa dirinya hebat banget tau segalanya padahal ya ampun, yang dia tau paling cuma seujung kuku.
Padahal nih dia itu termasuk salah satu orang yang bisa dibilang aku hormatin, yang bijaksana dan bisa ngasi nasihat yang baik. Tapi pandanganku tentang dia udah berubah karena dia selalu bilang jijiklah, muaklah dengan KPOP itu. Ya kalau dia itu emang gak suka KPOP, ya cukup simpanlah dalam hati atau kalau emang mau ngasi komentar pake bahasa yang berpendidikan dikit lah. Selain itu, aku juga gak suka sama orang yang bilang KPOPers itu gak ada rasa nasionalisme-nya. Wah hebat banget ya sampe bisa bilang begitu. Emang apa sih yang udah anda lakukan untuk Indonesia tercinta ini sehingga anda dengan gampangnya bilang aku gak punya nasionalisme? Sejak kapan nasionalisme itu di ukur cuma dari jenis lagu yang di denger. Lagian yang bilang kayak gitu juga suka dengerin lagu-lagu barat, masih demen beli CD atau DVD bajakan. Itu yang namanya cinta Indonesia?
Well, walaupun banyak temen-temenku yang gak setuju dengan perubahanku yang sekarang ini aku gak serta-merta kok musuhin mereka. Hahaha gilak aja, mereka itu lebih berharga dari KPOP. Ceileh. Tapi  ya aku cukup menahan rasa fangirling aku di depan mereka. Jadi kayak aku yang biasanya lah, aku yang KPOPer itu uda jadi alter ego sekarang. Dan aku gak perlu nunjukin alter ego di depan mereka. Bukannya aku gak pernah takut ya kalau nantinya aku bakal jadi bener-bener over sama hal ini, tapi aku yakin kok kalau aku bisa ngontrol diriku. I’m a grown up lady now. Dan satu hal yang pengen aku sampaikan melalui tulisan ini, kita tuh seharusnya bisa menghargai ketertarikan seseorang terhadap sesuatu. Walaupun kita sama sekali gak tertarik akan hal itu. Setiap orang kan punya hobby yang beda-beda. Jangan pernah deh maksain orang lain untuk suka sama sesuatu yang kita sukai. Intinya itu kita harus bisa menghargai perbedaan. Apa gunanya kita mencanangkan UNITY IN DIVERSITY kalau perbedaan sekecil itu aja gak bisa kita tolerir.
Wah cukup sampai disini aja deh ajang curhat-curhatnya. Gak terasa aku uda nulis sebanyak ini, ntar kalo makin banyak, orang jadi pada males bacanya. Kalau ada pernyataan atau info yang aku kasi salah, minta maaf banget. Soalnya pengetahuan aku masih sedikit banget tentang hal-hal illuminati yang aku sebutin di atas. Dan kalau ada orang yang tersinggung dengan tulisan ini, yah aku minta maaf juga deh. Padahal niat sebenarnya emang buat nyinggung. Hahaha tapi mudah-mudahan anda bisa berubah ya. Thank’s for reading.

a year can change anything part I


I’m finally back. Yay clap clap. Setelah hampir setahun hiatus ngeblogging, akhirnya aku dapet ilham buat kembali ke dunia dimana aku bisa curhat sepenuhnya. Hahaha agak lebay emang tapi itulah kenyataannya. Selama setahun ini aku terlalu sibuk dan emang sengaja nyibukin diri sampe-sampe aku lupa kalau aku ternyata punya blog. Selama  setahun ini juga sangat banyak unpredictable moments yang terjadi sama aku. Hal-hal yang dulu gak pernah aku bayangin apalagi impiin. Tapi namanya juga kehidupan. Allah punya cara tersendiri untuk ngebuat hidupku jadi lebih bermakna dan pantes untuk dikenang. Well, where should I start?
Kehidupan kuliahku bisa dibilang cukup lancar selama setahun ini. Alhamdulillah IP naik terus dan aku uda semester 4 sekarang! Ga terasa deh, padahal baru kemaren ngerasain PKA dan sekarang aku uda jadi senior dan uda dipanggil kakak sama junior-junior. Tapi beban kuliah semakin terasa berat sekarang. Tugas makin banyak, dosennya makin killer dan mata kuliahnya wah gak bisa diungkapkan dengan kata-kata deh. Walaupun begitu, aku masih tetap semangat kok, soalnya karena mata kuliahnya makin susah, aku jadi punya alasan untuk rajin-rajin baca buku. Aneh ya? Tapi emang begitulah aku, harus punya motivasi untuk ngelakuin sesuatu.
Ah ya, karena sekarang aku uda semester 4, berarti udah hampir 2 tahun aku jadi anak perantauan. Mau tau gimana kabar homesickness aku? Hahaa sekarang aku uda jarang homesick kok. Thank’s to the whole bunch activities and to my dearest friends. Dengan adanya mereka, pikiranku bisa teralihkan dari hal-hal yang berbau rumah dan keluargaku yang ada di Medan. Emang sih terkadang aku masih suka kangen banget sama mereka, tapi aku yakin aja semua penantian ini akan berbuah manis nantinya. Halah bahasanya


Speaking about friends, I have a new pact now. Why I’d call them pact? Because they’re more than just friends for me. They’re more like family but pact is a cooler name. They are CEYASUBEK and FRUIT SOUP TEAM. Weird name ha? It’s because we are a group of weird people. But this weird people have taught me so much lessons. About loyalty, betrayal, true happiness, sadness and love. Aku ngerasain gimana solidnya ikatan ini, tapi di lain sisi aku juga ngerasain gimana pengkhianatan itu sebenarnya. Absurd emang, tapi itulah kenyataannya. Mereka juga ngebuat aku ngerasain kebahagiaan yang nyata tanpa dibuat-dibuat.
I still remember how they gave me surprise on my birthday last year. Actually I didn’t expect them to remember but they did. And they gave me an Arsenal’s jersey. Not they actually but he I guess. And about the person that I just mentioned, we weren’t spoke for couple weeks. I know it’s all my fault, I did sorry but he didn’t ask me for further explanation. Well enough about that. Back to the pact. Seperti yang aku bilang tadi, pact ini terdiri dari orang-orang aneh yang extraordinary dalam segala hal. ada yang terlalu wise, ada yang terlalu childish, ada yang terlalu sinis dan yang terlalu-terlalu lah pokoknya. Tapi satu persamaan yang kami miliki, yaitu kami semua memiliki hati yang tulus yang tidak disertai kepicikan. Yang pastinya aku bahagia dan bersyukur banget uda dipertemukan dengan orang-orang aneh ini. I promise I’ll always remember you guys, walaupun nanti kita uda gak satu kampus lagi atau kita uda nikah. Aku akan tetap ingat kalau aku pernah tergabung dalam pact ini.


For an extra information, aku uda jomblo sekarang. Do you know what that means? Sexy, Free and Single I’m ready too bingo. Yah ini adalah salah satu episode yang gak pernah aku prediksiin bakal terjadi selama setahun ini. Karena gak ada masalah serius ataupun orang ketiga yang ngebuat hubungan ini berakhir. I just feel like I wanna be free this time, enjoying my own world and not having any relationship with anyone. Selfish? May be. Tapi akan lebih egois lagi kalau aku tetap pertahanin sebuah hubungan yang aku uda gak pengen lagi berada di dalamnya. Aku pengen bebas, bebas mencintai 12 alien yang uda menginvasi hatiku (wait, who the hell are they?) well aku bakal ngejelasin yang itu nanti. Tapi aku suka heran deh sama orang-orang yang sangat desperate gara-gara dia jomblo. Emang apa salahnya sih dengan jomblo? Emang kalau jomblo IP kamu turun ya? Atau kamu jadi manusia paling kesepian di dunia ini? Ya tapi tiap orang kan punya pikirannya masing-masing. Dan aku juga ga bisa maksain mereka untuk sependapat dengan pikiran aku ini.
Karena tadi aku uda nyebutin 12 alien yang menginvasi hatiku. Sekarang aku akan jelasin tentang mereka. Yup, mereka adalah EXO from EXO Planet. 6 bulan yang lalu, tiba-tiba aku attached ke KPOP. Yeah you can call me KPOPer. Aku sih uda lama tau tentang Hallyu wave ini, tapi baru 6 bulan kemarenlah aku bener-bener banting setir ke KPOP. Aku jadi suka dengerin lagu-lagu dari boyband atau girlband yang sekarang lagi tenar. Contohnya kayak yah Super Junior, SHINee, SNSD, TVXQ, EXO. Lah bukannya itu dari SMEnt smua ya? Awalnya sih iya aku sukanya boyband, girlband ataupun penyanyi dari SM. Karena EXO sendiri adalah boyband bentukan SM. Tapi karena sekarang EXO belum comeback-comeback, yah aku uda mulai melirik boyband lain yang masih bisa dibilang rookies lah. Semacam Nu’est dan C-Clown. Aku agak kurang suka sih sama girlband soalnya aku cewek tulen dan yah sukanya cuma liat cowok doang. Lain cerita dengan SNSD. Aku uda tau mereka dari SMA dan aku selalu ngimpi (dan sampai sekarang masih ngimpi) bisa punya postur tubuh kayak mereka. Itulah sebabnya kenapa aku ikutin terus perkembangannya.
Balik ke EXO nih. Awal perkenalan aku dengan EXO bisa dibilang sebuah ketidaksengajaan. Waktu itu aku masih illuminati freak banget. Itu maksudnya aku suka ngebahas masalah-masalah illuminati. Jadi, ada temenku yang ngasi link video di twitter tentang penyanyi baik itu penyanyi barat ataupun korea yang suka make simbol-simbol illuminati. Yah kalo bahasa kasarnya bisa dibilang pemuja setan atau apalah itu namanya. Dan karena aku penasaran terus pengen tau banget, aku download lah beberapa video tadi. Cuma beberapa ya, termasuk MV EXO K-MAMA. Nah, pertama kali aku nonton MV itu aku setuju banget sama temenku itu. Gila aja ini MV, pake acara ritual pemujaan segala. Belum lagi simbol-simbol yang ada sama membernya, persis kayak simbol-simbol yang ada di illuminati. Well, saat itu aku belum tau arti sebenarnya lagu itu dan karena aku emang sotoy banget, ga mau ngadain penelitian lebih lanjut tentang MV maupun lagu ini, aku dengan serta merta nge-judge ini emang boyband illuminati.
Untuk beberapa saat, aku lupa kalo aku punya video boyband illuminati itu, sampai pada hari dimana aku capek banget dengan kehidupan kampus dan pengen ngabisin banyak waktu di kosan. Karena punya banyak waktu inilah, aku iseng-iseng nonton MV itu lagi dan ternyata setelah di dengerin, bagian reff-nya racun banget untuk telingaku yang agak asing dengan musik-musik KPOP. Akhirnya aku buat keputusan kalo aku harus nyari arti lagu ini apa. Soalnya aku bukan tipe orang yang sembarangan nyanyiin lagu padahal ga tau apa arti lagu tersebut. Kalau lagu itu beneran pemujaan setan gimana? Dosa kan jadinya. Dan setelah aku cari artinya, I’m really surprised about what I’ve found. Jadi lagu MAMA itu nyeritain tentang tentang kehidupan manusia jaman sekarang ini. Yang uda saling cuek satu sama lain, gak punya rasa sayang terhadap sesama, anti sosial deh pokoknya. Kita lebih seneng ngabisin waktu di dunia maya dan lebih seneng komunikasi pake dunia maya ini juga. Jadi lagu ini mempertanyakan apakah kita emang udah jadi makhluk yang seperti itu? Apakah kita uda gak saling sayang satu sama lain? Dan inti lagu ini sebenarnya lagi curhat ke Tuhan.
Walaupun aku udah ngerti tentang arti lagu ini, aku masih bingung sama kata-kata Mama Mama di reff lagu ini dan masih bingung sama konsep MV nya itu sendiri. Kalau emang curhat ke Tuhan, kenapa pake acara ritual pemujaan? Trus kenapa harus ada simbol-simbol itu? Nah, setelah aku cari referensi lagi ternyata Mama itu artinya Yang Mulia. Kalau gak salah panggilan untuk ratu gitu deh. Di dunia timur (kayak Cina, Jepang, Korea, dll) raja itu dianggap sebagai wakil dewa ataupun simbol Tuhan di dunia. Itu sih yang aku pelajarin di Pemikiran Politik Timur. Wah padahal saat itu aku lagi belajar tentang ini loh. Jadi ya ngertilah ya maksudnya. Intinya mereka curhat ke Tuhan dan Mama atau ratu itu simbol Tuhan di dunia ini. Masalah konsep MV, aku udah baca banyak banget review yang ngebahas tentang MV ini. Sebagian ada yang pro dan sebagian ada yang kontra? Dan dimanakah posisiku, sebagai yang pro atau yang kontra? Yah anda bisa menyimpulkan sendiri lah.
Jadi menurut pandanganku, MV ini sebenarnya gak ada maksud buat memuja setan atau apalah itu. Adegan pertama (setelah animasi pembuka) dimana kedua belas member membentuk lingkaran dan pake jubah-jubah gitu tuh sebenarnya buat menarik perhatian. Jaman sekarang banyak kan MV yang diluar mainstream dan gak sesuai dengan norma. Tujuannya cuma satu, biar bisa dapat banyak perhatian. Nah salah satunya MV MAMA ini. Kalau anda mempertanyakan kenapa harus pake cara yang kayak gitu, pertanyakanlah diri anda dahulu. Lebih suka MV yang biasa-biasa aja atau MV yang ngasi sesuatu yang beda. Terus kalau mau ngerti arti simbol-simbol yang ada di member EXO, ternyata harus tahu dulu sejarah terbentuknya mereka. Sebenarnya sejarah itu ada sih di bagian awal MV ini, tapi akunya aja yang terlalu males untuk merhatiin.
EXO itu a bunch of young men dari EXO Planet yang menjaga sebuah pohon kehidupan. Agak gak ngerti juga sih kenapa satu pohon itu harus dijaga, kalau tadi pohonnya ada banyak ya gak perlu dipertanyakan. Oke next, tapi karena ada kekuatan jahat, pohon itu jadi hampir mati. Nah akhirnya pohon tadi dibagi dua dan dipisahin agar kekuatan jahat gak bisa nemuin pohon itu. Karena pohonnya dibagi dua, otomatis penjaganya juga harus dibagi kan. Itulah kenapa ada EXO-K dan EXO-M. kedua belas penjaga pohon tadi punya kekuatan masing-masing. Ada Suho yang bisa ngendaliin air, Baekhyun yang bisa ngendaliin cahaya, Chanyeol yang bisa ngendaliin api, D.O yang bisa ngendaliin tanah (berasa kayak nonton Avatar “The Legend of Aang” deh), Kai yang bisa teleportasi dan Sehun yang bisa ngendaliin angin. 


Terus ada juga Kris yang bisa terbang, Xiumin yang  bisa membekukan sesuatu, Luhan yang bisa ngendaliin objek pake pikirannya, Lay yang bisa menyembuhkan, Chen yang bisa ngendaliin petir dan Tao yang bisa ngontrol waktu. Tapi itu semua cuma dongeng guys. Jangan bilang kalau kalian bener-bener percaya sama dongeng itu. Kalau ternyata kalian percaya, berarti kalian percaya dong kalau aku ini sebenernya seorang putri dari kerajaan antah berantah yang dikutuk dan harus menjalani hidup sebagai gadis biasa dan akhirnya kuliah di Pekanbaru. Percaya gak? Well, seperti yang aku bilang tadi, itu cuma sebuah konsep yang digunakan untuk membuat orang familiar sama mereka. Kenyataannya mereka itu manusia biasa seperti kita kok, cuma bedanya mereka lebih ganteng aja. Tapi EXO itu emang dibagi jadi dua. Yaitu EXO-K yang lagunya bahasa Korea dan pemasarannya juga di Korea dan EXO-M yang lagunya bahasa Mandarin dan pemasarannya di mainland China. 
Pengen tau kelanjutan cerita tentang awal ketertarikanku sama EXO? Atau pengen tau ada hal apa aja yang terjadi setahun belakangan ini? Baca part II ya. Soalnya kalau aku buat 1 part kepanjangan, terus jadi pada males deh bacanya.