Total Tayangan Halaman

Minggu, 03 Maret 2013

a year can change anything part I


I’m finally back. Yay clap clap. Setelah hampir setahun hiatus ngeblogging, akhirnya aku dapet ilham buat kembali ke dunia dimana aku bisa curhat sepenuhnya. Hahaha agak lebay emang tapi itulah kenyataannya. Selama setahun ini aku terlalu sibuk dan emang sengaja nyibukin diri sampe-sampe aku lupa kalau aku ternyata punya blog. Selama  setahun ini juga sangat banyak unpredictable moments yang terjadi sama aku. Hal-hal yang dulu gak pernah aku bayangin apalagi impiin. Tapi namanya juga kehidupan. Allah punya cara tersendiri untuk ngebuat hidupku jadi lebih bermakna dan pantes untuk dikenang. Well, where should I start?
Kehidupan kuliahku bisa dibilang cukup lancar selama setahun ini. Alhamdulillah IP naik terus dan aku uda semester 4 sekarang! Ga terasa deh, padahal baru kemaren ngerasain PKA dan sekarang aku uda jadi senior dan uda dipanggil kakak sama junior-junior. Tapi beban kuliah semakin terasa berat sekarang. Tugas makin banyak, dosennya makin killer dan mata kuliahnya wah gak bisa diungkapkan dengan kata-kata deh. Walaupun begitu, aku masih tetap semangat kok, soalnya karena mata kuliahnya makin susah, aku jadi punya alasan untuk rajin-rajin baca buku. Aneh ya? Tapi emang begitulah aku, harus punya motivasi untuk ngelakuin sesuatu.
Ah ya, karena sekarang aku uda semester 4, berarti udah hampir 2 tahun aku jadi anak perantauan. Mau tau gimana kabar homesickness aku? Hahaa sekarang aku uda jarang homesick kok. Thank’s to the whole bunch activities and to my dearest friends. Dengan adanya mereka, pikiranku bisa teralihkan dari hal-hal yang berbau rumah dan keluargaku yang ada di Medan. Emang sih terkadang aku masih suka kangen banget sama mereka, tapi aku yakin aja semua penantian ini akan berbuah manis nantinya. Halah bahasanya


Speaking about friends, I have a new pact now. Why I’d call them pact? Because they’re more than just friends for me. They’re more like family but pact is a cooler name. They are CEYASUBEK and FRUIT SOUP TEAM. Weird name ha? It’s because we are a group of weird people. But this weird people have taught me so much lessons. About loyalty, betrayal, true happiness, sadness and love. Aku ngerasain gimana solidnya ikatan ini, tapi di lain sisi aku juga ngerasain gimana pengkhianatan itu sebenarnya. Absurd emang, tapi itulah kenyataannya. Mereka juga ngebuat aku ngerasain kebahagiaan yang nyata tanpa dibuat-dibuat.
I still remember how they gave me surprise on my birthday last year. Actually I didn’t expect them to remember but they did. And they gave me an Arsenal’s jersey. Not they actually but he I guess. And about the person that I just mentioned, we weren’t spoke for couple weeks. I know it’s all my fault, I did sorry but he didn’t ask me for further explanation. Well enough about that. Back to the pact. Seperti yang aku bilang tadi, pact ini terdiri dari orang-orang aneh yang extraordinary dalam segala hal. ada yang terlalu wise, ada yang terlalu childish, ada yang terlalu sinis dan yang terlalu-terlalu lah pokoknya. Tapi satu persamaan yang kami miliki, yaitu kami semua memiliki hati yang tulus yang tidak disertai kepicikan. Yang pastinya aku bahagia dan bersyukur banget uda dipertemukan dengan orang-orang aneh ini. I promise I’ll always remember you guys, walaupun nanti kita uda gak satu kampus lagi atau kita uda nikah. Aku akan tetap ingat kalau aku pernah tergabung dalam pact ini.


For an extra information, aku uda jomblo sekarang. Do you know what that means? Sexy, Free and Single I’m ready too bingo. Yah ini adalah salah satu episode yang gak pernah aku prediksiin bakal terjadi selama setahun ini. Karena gak ada masalah serius ataupun orang ketiga yang ngebuat hubungan ini berakhir. I just feel like I wanna be free this time, enjoying my own world and not having any relationship with anyone. Selfish? May be. Tapi akan lebih egois lagi kalau aku tetap pertahanin sebuah hubungan yang aku uda gak pengen lagi berada di dalamnya. Aku pengen bebas, bebas mencintai 12 alien yang uda menginvasi hatiku (wait, who the hell are they?) well aku bakal ngejelasin yang itu nanti. Tapi aku suka heran deh sama orang-orang yang sangat desperate gara-gara dia jomblo. Emang apa salahnya sih dengan jomblo? Emang kalau jomblo IP kamu turun ya? Atau kamu jadi manusia paling kesepian di dunia ini? Ya tapi tiap orang kan punya pikirannya masing-masing. Dan aku juga ga bisa maksain mereka untuk sependapat dengan pikiran aku ini.
Karena tadi aku uda nyebutin 12 alien yang menginvasi hatiku. Sekarang aku akan jelasin tentang mereka. Yup, mereka adalah EXO from EXO Planet. 6 bulan yang lalu, tiba-tiba aku attached ke KPOP. Yeah you can call me KPOPer. Aku sih uda lama tau tentang Hallyu wave ini, tapi baru 6 bulan kemarenlah aku bener-bener banting setir ke KPOP. Aku jadi suka dengerin lagu-lagu dari boyband atau girlband yang sekarang lagi tenar. Contohnya kayak yah Super Junior, SHINee, SNSD, TVXQ, EXO. Lah bukannya itu dari SMEnt smua ya? Awalnya sih iya aku sukanya boyband, girlband ataupun penyanyi dari SM. Karena EXO sendiri adalah boyband bentukan SM. Tapi karena sekarang EXO belum comeback-comeback, yah aku uda mulai melirik boyband lain yang masih bisa dibilang rookies lah. Semacam Nu’est dan C-Clown. Aku agak kurang suka sih sama girlband soalnya aku cewek tulen dan yah sukanya cuma liat cowok doang. Lain cerita dengan SNSD. Aku uda tau mereka dari SMA dan aku selalu ngimpi (dan sampai sekarang masih ngimpi) bisa punya postur tubuh kayak mereka. Itulah sebabnya kenapa aku ikutin terus perkembangannya.
Balik ke EXO nih. Awal perkenalan aku dengan EXO bisa dibilang sebuah ketidaksengajaan. Waktu itu aku masih illuminati freak banget. Itu maksudnya aku suka ngebahas masalah-masalah illuminati. Jadi, ada temenku yang ngasi link video di twitter tentang penyanyi baik itu penyanyi barat ataupun korea yang suka make simbol-simbol illuminati. Yah kalo bahasa kasarnya bisa dibilang pemuja setan atau apalah itu namanya. Dan karena aku penasaran terus pengen tau banget, aku download lah beberapa video tadi. Cuma beberapa ya, termasuk MV EXO K-MAMA. Nah, pertama kali aku nonton MV itu aku setuju banget sama temenku itu. Gila aja ini MV, pake acara ritual pemujaan segala. Belum lagi simbol-simbol yang ada sama membernya, persis kayak simbol-simbol yang ada di illuminati. Well, saat itu aku belum tau arti sebenarnya lagu itu dan karena aku emang sotoy banget, ga mau ngadain penelitian lebih lanjut tentang MV maupun lagu ini, aku dengan serta merta nge-judge ini emang boyband illuminati.
Untuk beberapa saat, aku lupa kalo aku punya video boyband illuminati itu, sampai pada hari dimana aku capek banget dengan kehidupan kampus dan pengen ngabisin banyak waktu di kosan. Karena punya banyak waktu inilah, aku iseng-iseng nonton MV itu lagi dan ternyata setelah di dengerin, bagian reff-nya racun banget untuk telingaku yang agak asing dengan musik-musik KPOP. Akhirnya aku buat keputusan kalo aku harus nyari arti lagu ini apa. Soalnya aku bukan tipe orang yang sembarangan nyanyiin lagu padahal ga tau apa arti lagu tersebut. Kalau lagu itu beneran pemujaan setan gimana? Dosa kan jadinya. Dan setelah aku cari artinya, I’m really surprised about what I’ve found. Jadi lagu MAMA itu nyeritain tentang tentang kehidupan manusia jaman sekarang ini. Yang uda saling cuek satu sama lain, gak punya rasa sayang terhadap sesama, anti sosial deh pokoknya. Kita lebih seneng ngabisin waktu di dunia maya dan lebih seneng komunikasi pake dunia maya ini juga. Jadi lagu ini mempertanyakan apakah kita emang udah jadi makhluk yang seperti itu? Apakah kita uda gak saling sayang satu sama lain? Dan inti lagu ini sebenarnya lagi curhat ke Tuhan.
Walaupun aku udah ngerti tentang arti lagu ini, aku masih bingung sama kata-kata Mama Mama di reff lagu ini dan masih bingung sama konsep MV nya itu sendiri. Kalau emang curhat ke Tuhan, kenapa pake acara ritual pemujaan? Trus kenapa harus ada simbol-simbol itu? Nah, setelah aku cari referensi lagi ternyata Mama itu artinya Yang Mulia. Kalau gak salah panggilan untuk ratu gitu deh. Di dunia timur (kayak Cina, Jepang, Korea, dll) raja itu dianggap sebagai wakil dewa ataupun simbol Tuhan di dunia. Itu sih yang aku pelajarin di Pemikiran Politik Timur. Wah padahal saat itu aku lagi belajar tentang ini loh. Jadi ya ngertilah ya maksudnya. Intinya mereka curhat ke Tuhan dan Mama atau ratu itu simbol Tuhan di dunia ini. Masalah konsep MV, aku udah baca banyak banget review yang ngebahas tentang MV ini. Sebagian ada yang pro dan sebagian ada yang kontra? Dan dimanakah posisiku, sebagai yang pro atau yang kontra? Yah anda bisa menyimpulkan sendiri lah.
Jadi menurut pandanganku, MV ini sebenarnya gak ada maksud buat memuja setan atau apalah itu. Adegan pertama (setelah animasi pembuka) dimana kedua belas member membentuk lingkaran dan pake jubah-jubah gitu tuh sebenarnya buat menarik perhatian. Jaman sekarang banyak kan MV yang diluar mainstream dan gak sesuai dengan norma. Tujuannya cuma satu, biar bisa dapat banyak perhatian. Nah salah satunya MV MAMA ini. Kalau anda mempertanyakan kenapa harus pake cara yang kayak gitu, pertanyakanlah diri anda dahulu. Lebih suka MV yang biasa-biasa aja atau MV yang ngasi sesuatu yang beda. Terus kalau mau ngerti arti simbol-simbol yang ada di member EXO, ternyata harus tahu dulu sejarah terbentuknya mereka. Sebenarnya sejarah itu ada sih di bagian awal MV ini, tapi akunya aja yang terlalu males untuk merhatiin.
EXO itu a bunch of young men dari EXO Planet yang menjaga sebuah pohon kehidupan. Agak gak ngerti juga sih kenapa satu pohon itu harus dijaga, kalau tadi pohonnya ada banyak ya gak perlu dipertanyakan. Oke next, tapi karena ada kekuatan jahat, pohon itu jadi hampir mati. Nah akhirnya pohon tadi dibagi dua dan dipisahin agar kekuatan jahat gak bisa nemuin pohon itu. Karena pohonnya dibagi dua, otomatis penjaganya juga harus dibagi kan. Itulah kenapa ada EXO-K dan EXO-M. kedua belas penjaga pohon tadi punya kekuatan masing-masing. Ada Suho yang bisa ngendaliin air, Baekhyun yang bisa ngendaliin cahaya, Chanyeol yang bisa ngendaliin api, D.O yang bisa ngendaliin tanah (berasa kayak nonton Avatar “The Legend of Aang” deh), Kai yang bisa teleportasi dan Sehun yang bisa ngendaliin angin. 


Terus ada juga Kris yang bisa terbang, Xiumin yang  bisa membekukan sesuatu, Luhan yang bisa ngendaliin objek pake pikirannya, Lay yang bisa menyembuhkan, Chen yang bisa ngendaliin petir dan Tao yang bisa ngontrol waktu. Tapi itu semua cuma dongeng guys. Jangan bilang kalau kalian bener-bener percaya sama dongeng itu. Kalau ternyata kalian percaya, berarti kalian percaya dong kalau aku ini sebenernya seorang putri dari kerajaan antah berantah yang dikutuk dan harus menjalani hidup sebagai gadis biasa dan akhirnya kuliah di Pekanbaru. Percaya gak? Well, seperti yang aku bilang tadi, itu cuma sebuah konsep yang digunakan untuk membuat orang familiar sama mereka. Kenyataannya mereka itu manusia biasa seperti kita kok, cuma bedanya mereka lebih ganteng aja. Tapi EXO itu emang dibagi jadi dua. Yaitu EXO-K yang lagunya bahasa Korea dan pemasarannya juga di Korea dan EXO-M yang lagunya bahasa Mandarin dan pemasarannya di mainland China. 
Pengen tau kelanjutan cerita tentang awal ketertarikanku sama EXO? Atau pengen tau ada hal apa aja yang terjadi setahun belakangan ini? Baca part II ya. Soalnya kalau aku buat 1 part kepanjangan, terus jadi pada males deh bacanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar